» » KEGIATAN MAULIDAN KKG PAI P.PETAK PEBRUARI 2013


Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Kecamatan Pulau Petak nampaknya sangat kompak  dan sinergi dalam melaksanakan tugas di wilayah ini. Hal ini ditunjukkan pada hari ini dihadapan Ka.UPTD Pendidikan dan pengawas lainnya.  Guru-guru yang tergabung di wadah pembinaan professional KKG PAI ini telah melaksanakan peringatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Senin ini 11/2 di Aula UPTD Pulau Petak  acara dimulai pukul 09.00 dipandu MC Ibu Sriwati guru PAI SDN 1 Sei Tatas. Acara diawali dengan pembacaan syair-syair diba`i oleh Syahdianor, S.Pd.I – Aspani, S.Pd.I ( Yaa Rasulullah), Yusma, S.Pd.I – Rusli, S.Pd.I ( Shallatullah ), Sahruji, S.Pd.I – Mastur ( Yaa Badratim ), Amsyarif, S.Pd.I – Sahdiannor ( Pahtajal ) serta Marhaban oleh Aseli dan Rusli.  


Pembacaan qalam Illahi oleh H. Abdul Qadir Jailani.  Ketua Panitia Pelaksana Ahmad Mazuki, S.Pd.I dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua guru Pendidikan Agama Islam, Kepala Sekolah,Pengawas dan undangan lainnya. Di katanya pula bahwa acara ini terselenggara atas dukungan semua pihak yang telah membantu baik moril ataupun material. Tujuan dilaksanakannya peringatan ini adalah untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Besar Muhammad SAW  juga menjalan eratnya silaturrahmi.

Peringatan kali ini mengambil tema “ DENGAN MEMPERINGATI MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW  MARI KITA TINGKATKAN KINERJA GURU DALAM RANGKA MENCERDASKAN GENERASI MUDA “.
Kepala UPTD Pendidikan Kec. P.Petak Bapak Sogian Nor, M.Pd  dalam sambutannya panjang lebar mengatakan bahwa secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengena akan keteladanan Muhammad sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa nabi Muhammad adalah pemimipn besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya.

Tentu, sudah saatnya bagi kita untuk mulai memahami dan memperingati Maulid
secara lebih mendalam dan fundamental, sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas sebagai hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir yang sarat dengan serangkaian ritual-ritual sakralistik-simbolik keislaman semata, namun menjadikannya sebagai kelahiran sosok pemimpin.

 

Karena bukan menjadi rahasia lagi bila kita sedang membutuhkan sosok pemimpin bangsa yang mampu merekonstruksikan suatu citra kepemimpinan dan masyarakat sosial yang ideal, egaliter, toleran, humanis dan nondiskriminatif, sebagaimana dilakukan Muhammad untuk seluruh umat manusia.

Kontekstualisasi peringatan Maulid tidak lagi dipahami dari perspektif keislaman saja, melainkan harus dipahami dari berbagai perspektif yang menyangkut segala persoalan Misal, Sosial politik, budaya, ekonomi, maupun agama.
Dalam konteks  pendidikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kiranya dapat memberikan inspirasi motivitas kita dalam mendidikan generasi  kita   sebagai mana yang telah dicontohkan Rasulullah SAW.

Acara pokok uraian hikmah  Peringatan Maulid Nabi disampaikan oleh Ust. Radiansyah, M.Ag  Dosen STAI K.Kapuas. Beliau menguraikan hikmah peringatan ini kaitannya dengan  tujuan hidup manusia yaitu  untuk mencapai bahagia dan selamat dunia akhir  yang juga dihubungkan dengan tugas guru bagaimana mencapai sukses atau beruntung. Orang-orang yang beruntung ada 4 indikator  yaitu :beriman ( yakin ), bertaqwa yang diaplikasikan dalam tugas guru disiplin, kreatif dan ulet, serta bersungguh-sungguh. Kemudian bagaimana supaya selamat dalam kehidupan ini baik dunia maupun akhirat indikatornya : kejujuran, beryukur, malu , berakhlak.

About UPTDDISDIK KAPUAS

Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar: