» » MEDIA TV DILIHAT DARI SEGI POSITIF UNTUK SARANA BELAJAR ANAK


Sarana Belajar Positif
Tayangan di televisi akhir-akhir ini memang minim sekali yang memiliki kualitas baik, khususnya untuk disaksikan oleh anak-anak. Tapi, bukan berarti kamu harus melarang anakmu untuk sama sekali nggak menonton televisi, Bu. Menurut psikolog keluarga, Sani B. Hermawan, selama tayangan yang disaksikan oleh anak merupakan tayangan berkualitas, menonton televisi justru bisa memberikan dampak positif pada mereka.
“Bahkan, seorang dokter dari Boston, Amerika Serikat, bernama Dr. Claire McCarthy justru merekomendasikan anak untuk menonton televisi selama 1-2 jam setiap hari. Menurut Dr. Claire, tayangan televisi yang berkualitas sarat akan nilai positif dan memiliki pesan moral yang bisa diaplikasikan oleh anak sehari-hari,” jelasnya.
Mengapa bisa begitu? Sani mengungkapkan, anak-anak yang lahir di tahun 1990-an masuk dalam golongan Z, yaitu anak-anak era digital. Artinya mereka sangat mudah mengakses dan menerima informasi dari media audio-visual, salah satunya dari televisi. Berbagai warna, gerakan, dan bentuk yang menarik membuat anak mudah mencerna apa yang disajikan dalam tayangan di televisi. “Jadi, anak memang mudah belajar apapun, khususnya moral dan nila positif, ya dari televisi,” ujar psikolog berhijab ini.
Harus Ditemani
Membiarkan anak menonton televisi sendirian sama sekali nggak dianjurkan. Justru agar pelajaran positif yang didapat dari tayangan televisi bisa terserap secara maksimal, peran orangtua sangat berlaku. “Saat selesai menonton, tanyakan pada anak nilai positif apa yang mereka dapat. Kalau mereka belum mengerti, orangtua harus memberitahukan dan menjelaskan mana yang benar dan salah,” kata Sani.
Kalau nggak ditemani, ditakutkan anak akan salah menangkap maksud positif dari tayangan yang ditontonnya. Hal ini bukan nggak mungkin terjadi, khususnya untuk anak balita yang masih belum mengerti mana yang benar dan salah. Jadi, jika televisi kamu jadikan alat agar anak bisa duduk diam dan kamu melakukan pekerjaan lain, salah besar, Bu. Sani malah menganjurkan agar menonton televisi dijadikan salah satu family activity di mana orangtua dan anak duduk bersama menikmatinya.

About Aria Kurnain

Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: