» » PEMINPIN YANG BERSAHABAT


Pergerakan di dunia bisnis kian menuntut setiap pemimpin untuk lebih maju dan agresif guna mendorong perusahaan atau bisnis mereka menjadi yang terdepan. Dalam mencapai titik sukses, banyak pemimpin yang berfokus pada kekuatan dan ketegasan hingga mengesampingkan sisi kemanusiaan.

Tak jarang, pemimpin menjadi kaku dan hanya mengutamakan kejayaan dalam benak mereka. Juga tak jarang karyawan berguguran satu per satu karena mulai merasakan kejenuhan sikap pemimpin yang tak lagi luwes.

Seorang pengusaha Inc.500 entrepreneur New York dan penulis lima buku marketing best seller, Kevin Daum, mengatakan bahwa dunia membutuhkan pemimpin yang ramah, selain mereka punya jiwa kepemimpinan yang kuat. Dia menyimpulkan lima kualitas tipe kepemimpinan yang membuat para karyawan dan koleganya menghargai pemimpinnya sebagai individu yang ramah dan luwes.

1.    Percaya diri, tapi tunjukkan empati
Beritahukan dengan baik kepada karyawan, apa yang Anda akan lakukan dan apa tujuannya. Tidak semua karyawan mengerti atau mampu mengikuti jalan pikiran Anda yang mungkin tingkat penalarannya jauh lebih cepat dari mereka. Bantu mereka menemukan jalan walaupun dibutuhkan kesabaran ekstra.

2.    Tepat waktu, tapi tunjukkan jiwa besar
Sebagai pemimpin yang baik, Anda wajib mengelola waktu dengan baik serta menghargai waktu yang telah diberikan masing-masing karyawan dalam bertugas. Menjadi pemimpin tidak lantas menjadikan Anda bersantai dengan waktu, tetapi terapkanlah segala sesuatunya on time sehingga karyawan terpacu untuk menghargai waktu.

3.    Bangga, tapi tunjukkan sikap rendah hati
Apabila Anda berprestasi, maka banggalah. Namun, Anda sebaiknya rendah hati dan percaya bahwa di balik prestasi yang Anda banggakan terdapat karyawan-karyawan yang ikut berperan serta. Karena itu, bila Anda bangga, berbanggalah juga pada orang-orang yang mengikuti Anda.

4.    Disiplin, tapi tunjukkan keluwesan
Kedisiplinan dan keseriusan berperan penting dalam mendukung pekerjaan untuk memberikan proses kerja yang efisien dan efektif. Namun, Anda harus menyadari bahwa karyawan Anda bukanlah robot. Berikan waktu bagi mereka untuk bersantai sejenak dan me-recharge semangat dan energinya. Tunjukkanlah kepada karyawan bahwa Anda juga dapat bersenang-senang pula, bukannya pemimpin yang terus berkutat pada sejumlah agenda rapat, deadline, dan selalu terlibat perbincangan serius. Selipkanlah humor-humor ringan untuk menunjukkan sikap bersahabat dengan karyawan, tetapi juga tetap menjaga kredibilitas Anda sebagai pemimpin.

5.    Jadi pendengar, tapi tunjukkan apresiasi
Pemimpin boleh mengkritik, boleh tidak sependapat dengan karyawan, boleh merasa benar, tetapi apa yang telah karyawan lakukan merupakan suatu hal yang harus diapresiasi. Apabila  terjadi kekeliruan dari tugas-tugas yang telah karyawan lakukan, cobalah dengarkan langsung penjelasan dan pemikiran mereka. Ungkapkan kritik Anda melalui bahasa yang santun tanpa melupakan ungkapan penghargaan atas apa yang telah mereka lakuka ( BY MEN'SHEALTH )

About Aria Kurnain

Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: