» » GURU PROFESIONAL BAKAL DIGANJAR GELAR Gr.

Aturan baru dalam Permendikbud nomor 87 thn 2013 tentang PPG
Kalteng Post Edisi Sabtu tgl 8 januari 2014 hal.1 dan 4

Ada-ada saja upaya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud)utk mengatrol profesionalisme guru.Paling anyar,mereka memberikan Gr kpd guru2 yg sdh profesional.Peletakan gelar atau title Gr itu di belakang nama lengkap guru bersangkutan.

Contoh nya jika ada guru yg bernama Ahmad Budi SPd,maka nama lengkap nya menjadi Ahmad Budi Gr SPd.Aturan baru ini tertuang dalam peraturan Menteri

Pendidikan dan Kebudayaan nmr 87 thn 2013 tentang Program Pendidikan Profesi Guru dlm Jabatan ( PPG ). Gelar atau sebutan profesional td di berikan kpd llulusan program PPG.Program ini di jalankan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan ( LPTK ).

Di akhir masa study,pihak LPTK berwenang mengeluarkan sertifikat profesi guru.Lama Studybdi PPG ini di hitung berdasarkan bebal belajar sesuai dgn jenjang pendidikan yg akan di ajarkan peserta PPG.

Rincian nya adalah, beban belajar utk calon guru TK/sederajat bagi lulusan S1 PGTK atau PGPAUD adalah 18 sampai 20 SKS(Satuan kredit semester).Sedangkan bagi peserta PPG dgn ijasah selain S1/D-IV Kependidikan PGTK atau PGPAUD,beban belajarnya di tetapkan sebanyak 36 hingga 40 SKS.

Kemudian utk calon guru SD/sederajat dgn ijasah S1 PGSD bebn belajar nya di patok 18-20 SKS.Sedangkan utk peserta PPG dgn ijasah S1/D-IVKependidikan Selain PGSD,beban belajarnya dinaikkan menjadi 36 - 40 SKS.

Bagi guru jenjang SMP/sederajat atau SMA/sederajat dgn ijasah baik yg berijasah S1/D-IV Kependidikan maupun S1/D-IV nokependidikan,beban mengajar nya di tetapkan 40 SKS.Sementara dgn terkait lama nya study,tdk di atur dlm Permendikbud ini.Aturan lbh detail nanti di bahas bersama dgn LPTK atau kampus pelaksan program PPG.

Salah satu kampus LPTK adalah Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY ).REktor UNY Rohmat Wahab mengatakan msh asing dgn istilah atau gelar Gr bagi guru profesional itu."kok aneh dan terdengar lucu.Nanti nya di taruh di depan di belakang nama?" katanya.Rohmat mengakui blm membaca Permendikbud yg terbaru itu.

Rohmat mengatakan jika gelar itu di tempatkan di belakang nama,maka akan bergandengan dgn gelar akademik seperti SPd ( Sarjana Pendidikan ) atau SPdI ( Sarjana Pendidikan Agama Islam )." Trs jika dia mengajar fisika,apakah nanti juga akan ditambahi gelar spesialis fisikan." paparnya lantas tertawa.Dia mengatakan aturan baru itu blm disosialisasikan ke mahasiswanya atau pun para guru.
Ketua Umum Persatuan Guru Republil Indonesia ( PGRI ) Sulistyo menyambut baik pemberian gelar Gr kpd guru profesional itu.Dia menduga gelar itu di tetap Kemendikbud,karena ingin mencontoh sistem profesi di kalangan Dokter." Dokter yg baru lulus sarjana,kan blm bergelar dr.Baru setelah mengikuti program profesi,mendapatkan gelar dr dan bisa berpraktek,"paparnya. 
 
Sulistyo berharap Kemendikbud tdk setengah2 dlm mencontoh atau menerapkan sistem profesi dr kalangan dokter," Jangan hanya simbolis memberikan gelar Gr saja," ujar pria yg jg anggota Perwakilan Daerah ( DPD ) Prpvinsi Jawa Tengah ini.

Menurut Sulistyo,Kemedikbud hrs konsisten menjalankan sistem keprofesian seperti di kalangan dokter.Baik itu terkait dgn pelatihan atau pembinaan keprofesionalan,penetap standar penghasilan yang layak, hingga keberadaan organisasi profesi.

Sulistyo mencontohkan, di kalangan dokter,sistem organisasi profesinya berjalan tertib dgn menginduk di Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ). Sedangkan di kalangan Guru,Kemendikbud sampai sekarang belum menetapkan secara hukum organisasi profesi guru di Indonesia ini.

Sementara itu di jajaran Kemendikbud, informasi gelar baru utk para guru ini melum meluas. Wamendikbud bidang Pendidikan MUSLIAR KASIM mengatakan, masih belum mengetahui detail tentang aturan ini," saya belum ikut bahas itu ( Permen-dikbud 87/2013,red )," kata nya..( Wan/jpnn ).

About Aria Kurnain

Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: