» » Contoh Uraian Deskripsi Diri untuk Aspek Pengembangan Kualitas Pembelajaran

1.a. Deskripsi Diri
Deskripsi diri digunakan sebagai alat bagi guru untuk menjelaskan keunggulan atau kebanggaan pribadi seorang guru atas prestasi dan/atau kontribusi yang telah dilakukan dalam menjalankan karirnya sebagai guru, khususnya terkait dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi guru.
Dalam deskripsi diri ini guru diminta menguraikan dengan jelas apa saja yang telah dilakukan yang dapat dianggap sebagai pengalaman bermakna dan/atau kontribusi bagi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi guru.
Deskripsi diri perlu dilengkapi dengan contoh nyata yang dialami/dilakukan dalam kehidupan profesi sebagai guru. Guru dapat mendeskripsikan perannya sebagai motivator, inspirator, fasilitator,  dan menumbuhkan rasa keingintahuan (curiosity).
Deskripsi diri mencakup tiga aspek, yaitu: pengembangan kualitas pembelajaran, pengembangan institusi sekolah, dan pengembangan kegiatan kesiswaan.

Pengembangan kualitas pembelajaran
  1. Usaha kreatif
  2. Dampak instruksional
  3. Kedisiplinan
  4. Keterbukaan terhadap saran dan kritik
Pengembangan institusi sekolah
  1. Penyusunan EDS
  2. Keterlibatan dalam RKAS
  3. Kegiatan ekstra kurikulum
Pengembangan kegiatan kesiswaan
  1. Peran guru terhadap kegiatan kesiswaan
  2. Interaksi dengan siswa
  3. Manfaat kegiatan
1.b. Pengalaman Mengajar




  • Pengalaman mengajar adalah masa kerja dalam melaksanakan tugas sebagai guru pada satuan pendidikan tertentu yang dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) dari lembaga yang berwenang (pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau kelompok penyelenggara pendidikan).
  • Bukti fisik dari sub komponen ini dapat berupa surat keputusan/surat keterangan yang sah dari lembaga yang berwenang. 
  • Pengalaman mengajar yang diakui harus memenuhi persyaratan: (1) relevansi antara komponen RPL dengan bidang studi sertifikasi yang diajukan dalam PPGJ, (2) lama mengajar (3) dokumen komponen RPL harus orisinal (benar dan memenuhi asas legalitas).
  •  
    1.c. Pendidikan

    • Pendidikan adalah pendidikan tertinggi yang dimiliki guru dan dibuktikan dengan ijazah.
    • Pendidikan yang dapat diakui dalam penilaian RPL ini adalah ijazah S2 dan/atau S3, baik kependidikan maupun non kependidikan dari lembaga yang memiliki ijin penyelenggaraan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 
    • Dokumen yang dilampirkan berupa foto kopi ijazah S2 dan/atau S3 yang dilegalisasi oleh perguruan tinggi (lembaga pendidikan formal) yang mengeluarkannya.
    1.d. Diklat
    Pendidikan dan pelatihan adalah pengalaman mengikuti kegiatan dalam rangka pengembangan dan/atau peningkatan kompetensi selama melaksanakan tugas sebagai pendidik yang relevan dengan bidang sertifikasi, baik pada tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun tingkat internasional, yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai guru.

    Lembaga penyelenggara pelatihan yang diakui adalah LPMP, P4TK, MGMP, KKG, dinas pendidikan, perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan lembaga lain yang diakui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

    Workshop/lokakarya yang sekurang-kurangnya dilaksanakan 30 jam pelatihan dan menghasilkan karya dapat dikategorikan ke dalam sub komponen ini.
    Bukti fisik sub komponen pendidikan dan pelatihan ini berupa sertifikat atau piagam asli yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara yang sah. Sertifikat/piagam pendidikan dan pelatihan dapat dinilai apabila:
    • dikeluarkan oleh lembaga/institusi penyelenggara yang kredibel;
    • memenuhi asas kepatutan  dan kewajaran;
    2.  Analisis Buku Ajar sesuai kurikulum 2013/Analisis Program layanan BK/TIK
    •  Analisis buku ajar merupakan kegiatan yang menggambarkan kemampuan guru  dalam melakukan analisis materi ajar sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran yang akan dicapai dalam pembelajaran yang bersumber dari buku guru dan buku siswa kurikulum 2013.
    • Dokumen yang dikumpulkan pada komponen ini adalah hasil analisis buku ajar sesuai dengan format yang disediakan (format terlampir). Kemampuan analsis buku ajar akan terlihat pada kualitas pengembangan materi ajar sebagai suplemen RPP. 
    • Analisis program layanan BK/TIK merupakan kemampuan guru Bimbingan Konseling (BK) atau guru TIK dalam melakukan analisis program layanan yang akan dilaksanakan di sekolah dalam implementasi BK/TIK. 
    • Kemampuan analisis guru BK/TIK akan terlihat dalam inovasi program layanan yang dituangkan sebagai komponen RPPBK/RPBTIK.
    3. Perangkat pembelajaran/layanan sesuai kurikulum 2013
    Dokumen yang dikumpulkan pada komponen ini adalah perangkat pembelajaran/layanan yang meliputi:
    1. RPP/RPPBK/RPBTIK,
    2. pengembangan bahan ajar/layanan, 
    3. media pembelajaran/inovasi layanan, dan 
    4. instrumen penilaian.
    Peserta yang pernah mengikuti PLPG, dapat melampirkan perangkat pembelajaran yang dihasilkan dari workshop pengembangan  perangkat pembelajaran (workshop SSP).

    4.  Analisis Penilaian hasil belajar/layanan bimbingan siswa sesuai kurikulum 2013Bukti fisik yang dilampirkan dalam komponen ini adalah dokumen hasil analisis penilaian hasil belajar berupa analisis penilaian hasil belajar dan dokumen penyajian hasil belajar (guru kelas dan guru mapel), analisis layanan BK dan dokumen penyajian hasil layanan BK (guru BK), dan analisis bimbingan TIK dan dokumen penyajian hasil bimbingan TIK (guru TIK).

    5.  Pembelajaran/layanan bimbingan sesuai kurikulum 2013 yang dibuktikan dengan rekaman video
    • Guru kelas atau guru mata pelajaran harus mampu mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran (dengan pendekatan saintifik).
    • Dalam komponen ini  guru wajib mengumpulkan rekaman video pembelajaran berdurasi 1 (satu) JP. Rekaman video tersebut menggambarkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. 
    • Video pembelajaran dibuat orisinal yang berisi keterlaksanaan langkah pembelajaran dengan pendekatan saintifik. 
    • Demikian juga guru BK/TIK wajib mengumpulkan rekaman video yang menunjukkan bahwa guru BK/TIK telah melaksanakan layanan BK/bimbingan TIK. 
    • Video bersifat orisinal yang berisi keterlaksanaan layanan BK/bimbingan TIK.
    6.  Penilaian Atasan Langsung
    Penilaian atasan langsung dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas yaitu penilaian terhadap kompetensi kepribadian dan sosial . Aspek yang dinilai merujuk pada jabaran kompetensi kepribadian dan sosial guru yang tertuang dalam Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang kualifikasi akademik dan kompetensi guru.

    7. Prestasi Akademik dan/atau Karya Monumental
    • Prestasi akademik adalah prestasi yang dicapai guru dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pendidik dan agen pembelajaran yang mendapat pengakuan dari lembaga/panitia penyelenggara, baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional.
    • Dokumen prestasi akademik dan/atau karya monumental dapat berupa sertifikat, piagam penghargaan, buku, dan artikel/makalah. 
    • Prestasi akademik dapat berbentuk: Lomba karya akademik, Sertifikat keahlian/keterampilan, Karya tulis (buku, artikel)
    • Karya monumental adalah suatu karya hasil usaha kreatif dalam bidang pendidikan yang dilandasi oleh pengalaman dan penghayatan dengan melibatkan cipta, rasa, dan karsa yang mendapat pengakuan masyarakat pada suatu tempat dan kurun waktu tertentu (karya teknologi tepat guna atau karya seni). 

    Rambu-Rambu Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)
    1. Rambu-Rambu Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)PKM dilaksanakan oleh peserta yang sudah lulus UTF.
    2. PKM dilaksanakan di sekolah di tempat guru bertugas.
    3. Beban belajar PKM 14 SKS dengan durasi waktu 60 hari, dengan ekivalen waktu 10 jam perhari.
    4. Supervisi dilakukan sebanyak 2 kali oleh guru inti atau pengawas/kepala sekolah yang ditunjuk.
    5. Peserta PKM wajib melaksanakan dan membuat laporan Penelitian Tindakan Kelas/PTBK/PTTIK yang disahkan oleh kepala sekolah dan dipublikasikan di perpustakaan/ruang baca sekolah.
    6. Uji kinerja dilaksanakan di akhir PKM oleh Asesor LPTK Penyelenggara dan guru inti (supervisor setempat), peserta wajib menyerahkan perangkat pembelajaran sebelum uji kinerja.
    7. Peserta yang belum lulus ujian kinerja, diberikan kesempatan menempuh ujian ulang maksimum dua kali. 
    8. Peserta wajib menyusun laporan akhir PKM sesuai dengan format dan waktu yang ditentukan.



    About LENTAR MANCIL

    Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.
    «
    Next
    Posting Lebih Baru
    »
    Previous
    Posting Lama

    Tidak ada komentar: